Foto Meat Carving Station Sana Sini Restaurant Pullman
Untuk postingan ini, saya ingin mengulas secara khusus tentang area carving station di Sana Sini Restaurant, Hotel Pullman Jakarta Thamrin. Bagi saya, area carving station selalu menjadi destinasi wajib saat menikmati buffet hotel di mana pun itu. Saya selalu antusias untuk mengetahui variasi menu daging dan ikan apa ya yang mereka sajikan kali ini.
Berikut ini saya rangkum beberapa menu Carving Station di Sana Sini Restaurant, berdasarkan pengalaman Sunday Brunch pada tanggal 19 November 2023. Meskipun menu bisa saja berubah, namun secara umum variasinya kurang lebih sama. Hal ini bisa menjadi gambaran buat kamu yang sedang penasaran dengan menu buffet Sana Sini Restaurant sebelum mencoba dine in disana.

Carving Station di Sana Sini Restaurant tidak hanya menawarkan berbagai jenis daging, tetapi juga olahan makanan lain yang terbuat dari daging dan ikan. Beberapa menu Carving Station Sana Sini Restaurant antara lain:
- Australian Sirloin (Daging Panggang)
- Australian Lamb Roll (Daging Kambing US Gulung yang Dipanggang)
- Bouillabaisse Soup (Sup Ikan Khas Prancis dengan aneka hidangan laut)
- Crouton (Roti Kering)
- Vegetable Almondine (Olahan Sayuran Dengan Kacang Almond)
- Beef Shepherd’s Pie (Pie Daging Sapi)
- Fish Cartoccio (Ikan Panggang dengan lemon dan Rempah)
- Chicken Roulade (Ayam Gulung Panggang)
- Pan Seared Salmon (Ikan Salmon Panggang)
- Lamb Casserole (Daging Kambing US Panggang dengan Keju dan Rempah)
- Oyster Morney (Kerang Tiram dengan Saus Morney)
- Chicken Shawarma (Ayam Khas Timur Tengah dibalut roti tortila)
- Egg Benedict (Telur Rebus dengan Roti)
- Mini Burger
- Quiche (Pie Khas Prancis)
- Aneka sauce: Bearnaise sauce, mint sauce, mushroom sauce, dan masih banyak lainnya


Mengingat carving station Sana Sini Restaurant berada tepat di sebelah area Seafood on Ice, saya memanfaatkan kesempatan ini untuk mengambil lobster terlebih dahulu sebelum menuju ke carving station. Di sana, saya meminta dua slices Australian Sirloin (Daging Panggang), Fish Cartoccio (Ikan Panggang dengan lemon dan rempah), serta Pan Seared Salmon (Ikan Salmon Panggang). Tidak lupa, saya juga ke area lain untuk mengambil sambal dabu-dabu (Manadonese Chilli sauce made of tomatoes, cayenne pepper, shallot, scallion stems and lime), serta sambal sereh tabia (traditional sambal with shallot, garlic, red small chilli & shrimp paste).
Kalau soal rasa, memang tergantung pada selera masing-masing ya, tapi menurut saya makanan di carving station ini enak-enak karena Sana Sini Restaurant berani menggunakan bumbu dengan tepat. Hasilnya, makanannya menjadi lebih berasa dan tidak hambar.
Untuk Australian Sirloin (Daging Panggang) yang saya coba, nyaris tidak memiliki lemak, sehingga rasanya seperti pure daging. Kalau untuk Fish Cartoccio (Ikan Panggang dengan lemon dan rempah) saya merasa teksturenya lebih ke kering ya, saya pribadi lebih menyukai ikan dengan tekstur lebih basah seperti steamed fish. Pan Seared Salmon (Ikan Salmon Panggang) ini enak banget, siapa pun yang makan disini wajib coba. Sambal dabu-dabu sama Sereh Tabia-nya joss abis, sambel favoritku kalau di Sana Sini.
Saya juga mencoba beberapa menu lain di carving station, namun sayangnya saya lupa buat foto 😂. Jadi, apa yang terlihat di piring itu hanyalah contoh dari sebagian makanan yang saya pilih.




Foto diambil saat Sunday Brunch di Sana Sini Restaurant:
Sana Sini Restaurant
Hotel Pullman Jakarta Thamrin (5-Star)
Sunday Brunch 12:00 – 15:00 WIB
Harga IDR 588,000++ per person (Harga Nett sekitar IDR 711,480,-)
Google Map: https://maps.app.goo.gl/zTRLeVPFPi19Jtg18
Instagram: @sanasinipullman